Skip to main content

Korupsi Negara

UU mengatur, memperkaya diri sendiri atau orang lain sehingga negara dirugikan adalah KORUPSI.

Tapi, hukum ini hanya bekerja SATU SISI.

Bagaimana dengan NEGARA yang mengambil uang dari rakyat secara RAKUS sehingga rakyat menjadi berkurang kesejahteraannya.

Atau mengambil UNTUNG lewat kebijakan-kebijakan CULAS sehingga kemakmuran rakyat TERPERAH.

Menjadikan NEGARA KAYA tapi RAKYAT PAPA.

Dalam konteks rakyat dirugikan, seharusnya negara juga pantas disebut korupsi: MENCURI KEMAKMURAN RAKYAT.

Memurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) oleh Pusat Bahasa Kemendikbud, negara adalah organisasi dalam suatu wilayah yang mempunyai kekuasaan tertinggi dan sah yang diakui oleh rakyat.

Dengan kata lain, kebijakan negara dapat saja MENGALIRKAN kepentingan rakyat, dan bisa juga hanya MENGUNCI kepentingan dirinya sendiri: pemerintah.

Amanat Undang-Undang Dasar 1945 kewajiban negara menciptakan kesejahteraan rakyat yang dengan demikian negara ikut menyandang status sejahtera.

Sejahteranya sebuah negara sejatinya diukur dari kesejahteraan masyarakatnya, bukan keberlimpahan APBN-nya.

Bila terjadi kebalikannya--NEGARA MAKMUR RAKYAT MELARAT--pemerintah bukan saja pantas diturunkan, melainkan juga, sewajarnya, DIPENJARA. (*)

Comments

Popular posts from this blog

Petunjuk Jalan Keliling Daerah Sulawesi Tenggara

Wakatobi hanya satu dari 4 pulau mayor di Sulawesi Tenggara yang memendam harta karun objek wisata alam yang eksotis. Mulai dari bawah laut, tepi pantai, hutan, sungai, air terjun, laguna, flora dan fauna endemik, gua purba, menara kars, hingga di angkasanya masih beterbangan burung langka dan layang-layang pertama di dunia, adalah semua apa destinasi wisata yang orang butuhkan, ada di jazirah ini. Provinsi Sulawesi Tenggara terdiri atas 17 kabupaten/kota, secara rinci 2 kota dan 15 kabupaten. Sebagian daerah-daerah itu berdiam di daratan utama Sulawesi dan sebagian tersebar di kepulauan. Persisnya 8 daerah di daratan dan 9 daerah di kepulauan. Wilayah Daratan Sebanyak 8 daerah di daratan adalah: Kabupaten Kolaka ibu kotanya Kolaka Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) ibu kotanya Wanggudu Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) ibu kotanya Tirawuta Kabupaten Konawe ibu kotanya Unaaha Kabupaten Konawe Utara (Konut) ibu kotanya Lasusua Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) ibu kotanya Andoolo Kota Kendari...

Katimboka: Layangan Pertama di Dunia

Peneliti layang-layang asal Jerman, Wolfgang Bieck, saat memulai penelusurannya pada 1997 mendapati semua literatur menunjuk Cina rumah kelahiran layang-layang dunia. Mengambil tonggak 2800 tahun lalu Cina telah menerbangkan layangan terbuat dari sutra dan bambu emas sebagai bingkainya. Penggalian lebih jauh mempertemukan Wolfgang dengan layang-layang di Asia Tenggara yang lebih primitif. Terbuat dari daun. Baca Juga: Raja Festival Layangan Internasional Itu Bernama Kolope Persepsinya mengenai layang-layang terdamprat. Dari situ dia mulai membuka jalur baru pemetaan asal muasal layang-layang, menggunakan pendekatan teori evolusi. Wolfgang Bieck mengungkapkan hal ini kepada penulis, saat Festival Layang-Layang Internasional 2006 yang diselenggarakan di Kabupaten Muna, satu pulau kecil di Indonesia. Ia menaruh purbasangka, layang-layang sutra hanya mata rantai berikut dari evolusi layang-layang, suatu pengembangan dari layang-layang daun. Persoalannya sekarang, di Asia Tenggara teru...

Omputo

Setelah Sugi Manuru, penyematan "sugi" untuk pemimpin tidak lagi dipakai. Anaknya, Lakilaponto, penerus kepemimpinan berikut, memakai istilah berbeda. Lakilaponto, raja yang pertama bergelar "omputo" artinya "Yang Dipertuan". Lakilaponto dii Muna bernama La Tolalaka, di Buton dipanggil Murhum, di Kerjaan Laiwoi bernama Lakilaponto. Ia orang pertama yang dipilih oleh dewan, yaitu keempat kamokula dan keempat mino. Ketua dewan dari keempat kamokula dan keempat mino adalah Kamokula Tongkuno. Beberapa waktu setelah menjadi Omputo Muna, ia diangkat menjadi Lakina Wolio. Jules Couvreur, seorang Belanda, dalam penelusurannya hingga melahirkan buku "Sejarah Kebudayaan dan Kerahaan Muna" mencatat Lakilaponto juga pernah memerintah Kerajaan Laiwoi. (*) Baca Juga Sugi Omputo Kino Wuna Kapitalao